Good News From UTM

“No Hoax, No Cibir, Cerdas Bersosial Media”

Hasil Notulensi Seminar Online 15 September 2018

“No Hoax, No Cibir, Cerdas Bersosial Media”

       Sosial media bukanlah hal yang baru bagi masyarakat di era digital ini termasuk bagi masyarakat Indonesia. Di Indonesia sosial media tidak hanya digunakan oleh kalangan remaja saja, namun sudah merambah ke usia anak-anak dan orang tua. Lalu, sebenarnya apa untungnya menggunakan sosial media ? mengapa sampai berjuta-juta orang senang menggunakannya ? berikut beberapa manfaat menurut pemateri seminar online kita (mas hans) dari penggunaan sosial media:

  1. Sosial media untuk bersosialisasi,
  2. Sosial media menggantikan fungsi buku diary,
  3. Sosial media dapat mempertemukan teman lama,
  4. Sosial media dapat mempertemukan dengan teman baru,
  5. Sosial media untuk meminta bantuan,
  6. Sebagai sumber penambah pengetahuan,
  7. Sebagai alat mencari rupiah,
  8. Sebagai media penghibur,
  9. Sebagai penyalur hobi,
  10. Sebagai pemberi berbagai informasi terupdate.

Demikian beberapa manfaat dari penggunaan sosial media, tentang bagaimana manfaat  sosial media itu sendiri bagi tiap-tiap individu pastilah berbeda bergantung dari setiap individu dalam memanfaatkannya di kehidupan.  Mengingat manfaat sosial media yang sangat beragam tersebut, maka kita harus bijaksana dalam menggunakannya agar tidak mencelakakan diri sendiri dan terhindar dari kejahatan digital.

Dalam dunia media sosial memang tidak ada aturan khusus yang mengatur tata cara yang baik untuk penggunaannya. Namun, justru karena tidak ada aturan tersebut kita kadang-kadang menjadi tidak sadar atas batasan penggunaan sosial media. Nah, sebagai generasi muda yang intens menggunakan sosial media, kita harus jadi pengguna yang cerdas. Jangan sampai orang-orang di dunia nyata maupun  di dunia maya memusuhi karena tabiat yang tidak menyenangkan di dunia maya. Ada beberapa tips yang dapat kita ikuti dalam bersosial media yaitu perlunya memfilter pertemanan, memasang identitas asli namun tidak bersifat pribadi, memasang foto profil yang sewajarya, tidak perlu berbagi nomor telefon dan informasi pribadi lainnya, selalu berfikir ulang dan memfikirkan resiko yang akan terjadi sebelum mengunggah sesuatu, mengatur tingkat privasi akun dan memastikan akun sosial media kita memiliki proteksi yang baik, dan yang terakhir yaitu memanfaatkan fitur “Block” dan “Report as Spam” .

Selanjutnya, apa yang harus kita lakukan agar orang lain menyukai kita di sosial media ? simak 10 tips berikut, yang pertama, jadi kreatif itu boleh, tapi kalau urusan nama, pasanglah nama asli yang membuat kita mudah ditemukan di dunia maya. Yang kedua, karena tidak semua orang peduli pada masalah kita, simpan dan bagikan hal yang dianggap perlu saja, yang ketiga, sebelum membagikan link informasi atau berita, pastikan terlebih dahulu informasi tersebut berasal dari sumber yang terpercaya, yang keempat, media sosial bisa dibaca banyak orang, karena itu hati-hati jika hendak mengungkapkan pendapat, jangan sampai kita yang terkena dampak negatifnya. Yang kelima, meskipun niatnya untuk bercanda, menghina orang lain lewat sosial media adalah tindakan yang tidak dewasa. Yang keenam, berbagi momen mesra dengan pacar memang hak asasi, tapi harus tetap tahu batasan, jangan sampai membuat orang lain jengah. Yang ketujuh, jika memang merasa kecewa terhadap sesuatu hal, sampaikan rasa marah dalam bahasa yang pantas. Yang kedelapan, jangan menggunakan media sosial untuk menyindir atau menyumpah orang lain yang bahkan tidak pernah mengusik kehidupan kita di media sosial. yang kesembilan, agar orang lain senang dengan keberadaan kita di media sosiak, bagikanlah suatu hal yang informative dan edukatif, yang terakhir, tidak semua seluk beluk kehidupan kita dipandang menarij di mata orang lain, mengekspose kegiatan dari pagi sampai menjelang pagi lagi hanya akan membuat kesan sebagai ‘selebritis’ yang tak disukai.

Media sosial semestinya dimanfaatkan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan menyebarkan konten-konten positif. Namun di sisi lain, terdapat beberapa pihak yang memanfaatkannya untuk menyebarkan informasi yang mengandung konten negatif berupa hoax. Jika tidak berhati-hati netizen pun dengan mudah termakan tipuan hoax tersebut bahkan ikut menyebarkan informasi palsu itu. Hal ini tentunya akan sangat merugikan bagi pihak korban fitnah, agar tidak mudah terhasut dengan berita-berita hoax tersebut maka kita harus berhati-hati dengan informasi dengan judul provokatif, mencermati alamat situs penyebar berita, memeriksa fakta terlebih dahulu, mengecek keaslian foto jika informasi tersebut berupa foto/gambar, dan mengikuti grup diskusi anti hoax.

Yah begitulah beberapa tips dan tata cara yang mungkin dapat kita perhatikan agar lebih bijaksana menggunakan sosial media, dan juga selalu ingat bahwa “jarimu adalah harimaumu”. Gunakanlah sosial media dalam hal-hal positif sehingga kita bisa menuai manfaat baik bagi diri sendiri maupun orang lain disekitar 😊

Place and Date : Whatsapp Grup, 15 September 2018
Pemateri : Ahmad Zulhan Bakri (mas hans)
Newest
Previous
Next Post »